Apakah Terlalu Banyak Teknologi Membuat Anda Sakit?

Apakah Terlalu Banyak Teknologi Membuat Anda Sakit?

Tampaknya ponsel pintar dan media sosial tidak hanya ada di mana-mana, tetapi juga sangat diperlukan. Namun, terus-menerus terhubung ke teknologi pribadi Anda mungkin berdampak buruk pada kesehatan Anda.

Kami berbicara dengan psikiater Roger Butler, MD, dari Medical City Green Oaks Hospital dan Medical City McKinney di Texas, untuk mempelajari bagaimana kelebihan teknologi dapat memengaruhi Anda, beserta cara untuk mengendalikannya (bukan sebaliknya).

1. Terlalu banyak waktu di aplikasi sosial dapat merusak suasana hati kita.

Peneliti dari dua universitas Jerman menemukan bahwa membaca Facebook mungkin membuat Anda merasa frustrasi, kesepian, dan iri. Dan bagi orang-orang yang mungkin sudah rentan terhadap depresi, Dr. Butler menambahkan, melihat postingan yang benar-benar positif dapat meningkatkan atau bahkan menyebabkan suasana hati yang tertekan.

Tentu saja, media sosial tidak menjatuhkan semua orang, kata Butler. “Orang yang percaya diri dan bahagia dengan diri mereka sendiri biasanya tidak terpengaruh dengan cara ini,” katanya. Faktanya, Butler mengatakan bahwa penelitian telah menemukan bahwa posting positif di Facebook dan media sosial lainnya dapat membuat orang lebih bahagia. “Anda tidak bisa membuat pernyataan yang menyeluruh,” katanya. “Tapi ada risiko yang terlibat.”

Kiat ahli: Ingat kenyataan. “Apa yang saya katakan kepada orang-orang adalah bahwa segala sesuatu di [Facebook] tidak dapat dipercaya. Segalanya tidak pernah seindah kelihatannya.”

Baca Juga:  5 Hal yang Perawat Anda Ingin Anda Ketahui

2. Teknologi bisa membuat kita canggung secara sosial.

Menurut jajak pendapat di Inggris tahun 2012, hampir separuh pria dan wanita menjadi khawatir jika karena alasan apa pun mereka tidak dapat masuk ke akun media sosial mereka. Ketergantungan teknologi itu menghilangkan waktu untuk berkomunikasi dengan orang lain secara langsung, dan korban terberat mungkin ada pada anak-anak.

Butler mengatakan penggunaan teknologi memengaruhi perkembangan bahasa dan komunikasi anak-anak, serta kemampuan mereka untuk membentuk hubungan yang normal dan dekat. Interaksi sehari-hari yang merupakan bagian dari pertumbuhan belajar cara membaca bahasa tubuh dan ekspresi wajah, misalnya tidak cukup dilakukan oleh anak-anak yang terpaku pada ponsel mereka.

Kiat ahli: Batasi waktu teknologi seluruh keluarga untuk meningkatkan waktu interaksi kehidupan nyata. “Berhati-hatilah saat Anda menggunakan media sosial di rumah, selama hari kerja, dan saat Anda bersosialisasi,” kata Butler. Adapun anak-anak Anda: Tetapkan batas waktu dan latih pemantauan segera setelah anak-anak mendapatkan ponsel pertama mereka.

3. Penggunaan teknologi yang konstan dapat menyebabkan masalah fisik.

Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa ketika Anda memiringkan kepala 60 derajat untuk menatap ponsel Anda, Anda memberi tekanan 60 pon pada leher Anda, menyebabkan ketegangan leher dan sakit punggung. Penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan tepat sebelum waktu tidur dapat mengacaukan siklus tidur, berkat cahaya bercahaya yang dipancarkan dari layar. Akhirnya, terlalu banyak waktu layar dapat membuat mata Anda tegang dan bahkan menyebabkan sakit kepala tegang.

Baca Juga:  Apakah Ini Serangan Jantung, Henti Jantung, atau Gagal Jantung?

Kiat ahli: Ketahui kapan harus menyimpannya. Sebanyak 80% milenium—dan 65% orang dewasa secara keseluruhan—tidur dengan ponsel mereka, kata penelitian. Satu jam sebelum tidur, singkirkan perangkat. Batasi penggunaan ponsel Anda selama hari kerja, dan cobalah untuk menjaga layar apa pun sejajar dengan mata.

Seperti banyak hal, hidup baik dengan teknologi adalah tentang keseimbangan. “Saya tidak akan pernah mengatakan, ‘Mari kita kembali seperti sebelum teknologi dan media sosial,'” kata Butler. “Bagaimana kita belajar darinya dan menghadapinya sebagai masyarakat yang membuat perbedaan.”

Related Posts

Avatar photo